Etiket di Pesawat Terbang yang Harus Kamu Terapkan Sebelum Merebahkan Bangku

Pulton Berbagi - Sebelum kamu merebahkan bangku pesawat, sebaiknya kamu simak etiket ini terlebih dahulu agar tidak mengganggu penumpang yang ada di belakang kamu. 


Kamu pasti setuju, jika bangku pesawat yang sempit itu rasanya tidak nyaman, bahkan “menyiksa”. Tapi untungnya, bangku pesawat punya fitur reclining sehingga kamu bisa merebahkannya sedikit.

Merebahkan bangku pesawat terbang, pastilah membuat posisi kamu menjadi lebih nyaman. Namun, untuk merebahkan bangku pesawat terbang sesuai keinginan kamu, sebaiknya kamu tidak mengganggu penumpang di bangku belakang kamu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Smarter Travel, berikut lima hal yang bisa kamu lakukan agar tidak mengganggu penumpang di belakang kamu:

1. Lihat dulu ke belakang
Ini hal yang paling utama dan pertama yang harus kamu lakukan, yakni sebelum merebahkan bangku adalah melihat ke belakang. 

Hal ini memastikan bahwa tidak penumpang di belakang kamu. Bisa saja penumpang di belakang kamu sedang menunduk, atau bahkan menyandarkan kepala ke bangku kamu.

2. Jangan merebahkan bangku saat penumpang makan
Ketika makan, penumpang butuh ruang di bagian depan mereka untuk membuka meja lipat dan menikmati makanan. 

Oleh karena itu, saat pramugari membagikan makanan, ada baiknya kamu menegakkan kembali bangku pesawat.

Jadi saat kamu sudah selesai, tengoklah ke arah penumpang belakang kamu, apakah ia sudah selesai menyantap makanan. Jika sudah, kamu boleh merebahkan kembali bangku kamu. 

3. Rebahkan sedikit saja
Meski bangku didesain untuk bisa direbahkan secara maksimal, jangan lupa, ruang antar bangku pesawat sangat minim. Oleh karena itu rebahkan bangku kamu sedikit saja, seperlunya, dan jangan berlebihan.

4. Rebahkan pelan-pelan

Rebahkan bangku pelan-pelan adalah hal mudah yang bisa kamu lakukan. Bisa saja penumpang yang duduk di belakang kamu sedang menyantap makanan, atau menyeruput minuman panas.

Bayangkan jika kamu merebahkan bangku pesawat dengan cepat. Besar kemungkinan minuman panas itu akan tumpah ke pangkuan penumpang di belakang kamu. Jadi hati-hati ya guys!

5. Selalu Minta izin
Sopan santun selalu diperlukan saat kamu sedang traveling, jadi alangkah baiknya jika kamu menengok ke belakang, lalu meminta izin untuk merebahkan bangku pesawat.
Efek buruk penerbangan panjang untuk kesehatan

Nah, sudah tahu informasi tentang etiket merebahkan bangku pesawat terbang. Kini saatnya tambah pengetahuan kamu dengan mengetahui efek buruk penerbangan panjang bagi kesehatan.

Kamu pasti sudah tahu jika traveling sangat baik bagi  kesehatan. Namun, ternyata bepergian dengan pesawat terbang bisa merugikan bagi kesehatan lho.

Menurut, direktur sumber daya keperawatan di PassportHealth, klinik wisata nasional di AS, permasalahannya bukan terletak pada terlalu sering terbang tapi pada panjangnya penerbangan.

Ternyata, penerbangan yang memakan waktu terlalu lama tidak hanya mengundang risiko jet lag, namun hadir juga risiko lainnya seperti deep-vein thrombosis atau pembekuan darah di kaki Anda.

Risiko tersebut disebabkan oleh terlalu lama duduk dan kurang bergerak dan Deep-vein thrombosis tidak lazim terjadi pada populasi orang muda.

Orang yang paling berisiko adalah yang sebelumnya sudah memiliki masalah kesehatan, di mana ada darah tidak mengalir dengan baik.

Untungnya, sebagian besar masalah kesehatan yang terjadi selama dan setelah penerbangan dapat dihindari dengan mengubah sedikit perilaku kamu.

Caranya, kamu perlu berjalan-jalan di dalam pesawat terbang ketika melakukan penerbangan jarak jauh, misalnya jika kamu melakukan perjalanan dengan pesawat terbang lintas negara atau lintas benua. Ada baiknya lakukan peregangan sesering mungkin.

Lalu, untuk  kamu yang memiliki riwayat penggumpalan darah atau penyakit kelainan darah lainnya, berkonsultasilah dengan dokter apakah kamu boleh mengonsumsi aspirin sebelum terbang.

Untuk kamu yang sering jet lag, disarankan untuk mengonsumsi suplemen melatonin untuk membantu kamu tidur, meski berada di tempat yang berbeda zona waktu. Dan tentu, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter mengenai dosis yang kamu perlukan.

Sebaiknya kamu menghindari alkohol, karena minum alkohol sebelum atau selama penerbangan dapat meningkatkan efek jet lag dan memengaruhi kualitas tidur kamu. 

Selain itu, penerbangan yang terlalu lama juga berpotensi membuat kamu dehidrasi. Untuk menghindarinya kamu bisa minum banyak air putih supaya kamu tidak kekurangan cairan.

Serta, jangan lupa bersihkan sandaran tangan dan dudukan toilet dengan tisu desinfektan untuk mencegah risiko infeksi jamur dan kuman.

Pesawat sama dengan tempat publik lainnya, selalu ada risiko untuk penularan kuman terutama jika ada penumpang yang sakit (seperti sakit flu) di dalam pesawat yang kamu tumpangi. Maka ada baiknya mencegah bukan?

--
Nah, untuk kamu yang ingin memesan hotel murah di Bali, serta sedang mencari promo hotel murah dapatkan hanya di www.reservasi.com. Diskonnya hingga Rp1 Juta lho. Murah, mudah dan dijamin dapat hotel yang nyaman.